Hari yang ditunggu-tunggu, dipusingkan – disambut dan disongsong oleh semua mahasiswa semester akhir yang sudah menyelesaikan penelitian mereka, akrhinya tiba. Sejak pukul tujuh pagi, Jenaka sudah berada di kampus, walaupun hari ini bukan jadwalnya, atas sebuah rasa yang bernama solidaritas. Jenaka dan Jule datang menemani Yona mengurai kegugupan. Pekan sidang, mahasiswa berwajah tegang lalu-lalang, berangsur datang ke kampus. Rapi dengan kemeja hitam dan rok putih cerah, sepertinya sengaja dibeli khusus untuk menghadiri sidang, seperti milik Yona dan Jen, di sudut-sudut pilar mereka berdiri, merapal doa-doa yang mereka hafal di dalam hati, termasuk Yona. Tidak ada kegugupan sedikitpun pada garis wajah gadis itu, sebaliknya antusias dan sumringah seolah baru saja membeli kunci jawaban da

