Jen mengerjap menyesuaikan cahaya yang masuk dari ventilasi kayu kamar kos, wajahnya terasa hangat diterpa sinar yang sudah mulai naik tinggi. “Apa? Naik tinggi?” Jen terperanjat. Perasaan tadi alarm udah nyala deh. Jen menepuk kening, dia lupa kalau dia ketiduran setelah keramas subuh tadi. Praktikum yang mendebarkan itu berhasil dia lalui dengan baik kemarin, Rangga mendadak dapat panggilan menjadi panitia penyambutan seorang tokoh nasional yang katanya akan menjadi pembicara di sebuah acara. Jen tidak mengingat nama acaranya, tidak terlalu penting juga baginya, yang jelas dia bahagia bisa tampil dengan percaya diri. Dan yang paling jelas lagi, dia akan mengingat hari penuh keberuntungan itu sebagai ‘Hari tanpa Rangga Sedunia.’ Di mana hari itu adalah untuk pertama kali selama 24 j

