“Wah … ada angin apa nih membawa Pak Rangga datang ke acara ini, tumben banget.” Seorang wanita yang tidak udah etalase perhiasan karena hampir seluruh tubuhnya berhias berlian menyapa Rangga yang tersenyum penuh percaya diri bersama partnernya. “Sesuatu ya, Buibu setelah sekian lama.” “Rangga Fadhila finally show up, ada gandengannya pula.” Seorang wanita lagi tersenyum menyelidik kea rah Jenaka yang tidak tau apa-apa. “Makin ganteng aja, Pak Rangga, udah lama menduda dan nggak keliatan datang ke acara-acara seperti ini” Seorang Ibu sampai mencubit lengan Rangga dengan gemasnya. “Jangan dicubit, Ibu … kasian ih.” Jenaka mengusap lengan Rangga bekas dicubit si Ibu tak dikenal. Rangga merasakan sentuhan itu walau hanya ujung jari Jenaka. “Apa kabar Ibu-Ibu?” sapa Rangga pada wanita

