Si Mellow dan Dosen Pembimbing

1239 Kata

Tidak ingin berlama-lama meratapi kesedihannya, Jenaka melangkah pasti sambil menyusun rencana yang akan dia ambil selanjutnya, tepatnya rencana yang tadi sudah dirinci oleh Pak Rangga. Meski belum ada gambaran di mana dia harus mengikuti seminar Pendidikan dan mengumpulkan sepuluh sertifikat dalam waktu empat bulan. Kenapa hidup terasa sangat merepotkan ya bagi orang-orang malas kaya Gue? Ralat bukan malas, hanya kurang visioner saja. Jen melangkahkan kaki ke kantin fakultas, letaknya di samping tangga menuju gedung atas. Mungkin karena sedang jam efektif, kantin tampak sepi, hanya satu meja yang terisi, anak FKIP memang terbilang rajin dan disiplin sih, ya iya lah, mereka adalah calon guru, calon pendidik yang harus menanamkan jiwa dan sikap yang layak diteladani. Ya Tuhan, tapi ken

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN