Jenaka memundurkan kursinya dengan mendorong meja Rangga, tidak perlu meminta Rangga untuk mengulang kalimatnya, Jen bisa mendengar dengan jelas sangat jelas bahkan makanya dia bereaksi sedemikian rupa. Apakah Rangga yang tidak jelas? Bahwa tadi Jen bilang minta disederhanakan, ya di-se-der-ha-na-kan! nyatanya kalimat Rangga membuat kata itu jadi memiliki makna yang ber tolak belakang. Apanya yang sederhana kalau begini? Tidak ada unsur yang bisa dibilang sederhana dari kalimat Rangga. Ungkapan itu membebani kerja otak Jen yang selama ini sudah terkuras untuk penelitiannya. Semua kata sudah tertuang di lembaran-lembaran itu. Tenggorokan jenaka kering, tercekat, apa yang harus dia telan saat saliva juga sudah tidak lewat di kerongkongan. Kering kerontang mendengar pernyataan itu. "Maa

