Bab 23

1073 Kata

Thunder mengedarkan pandangannya dengan raut bingung penuh tanya tanya. Matanya sibuk menjelajahi setiap sudut ruangan minimalis yang tertampak dari dinding kaca ruangan tersebut di depannya. "Kita ngapain ke sini, Jeane?" tanya Thunder menyilangkan kedua tangannya di depan d**a, membuat tampilannya tampak keren untuk sebagian gadis muda yang berjalan di sekitaran mereka. Kini, matanya beralih menatap Jeane yang dengan santai berjalan masuk ke dalam ruangan itu. "Ya buat makanlah, ya kali kita ke sini buat karaoke," jawab Jeane tanpa menoleh. "Lagian itung-itung sebagai balas budi dari gue soal yang tadi pagi lo nolongin gue," sambungnya sambil mengeling mata, bermaksud meminta Thunder segera menyusulnya. Thunder mengerutkan dahinya tak mengerti, namun kaki-kakinya tetap bergerak mengik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN