"Sajangnim, klien yang kemarin direbut perusahaan Tiongkok bersedia memberi kita kesempatan untuk mengajukan presentasi baru." Wajah Jae Hwan tampak tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya mendengar laporan yang Kang Sol sampaikan, sepertinya ia harus memberi banyak bonus untuk sekertarisnya tersebut. "Tapi sajangnim, mereka ingin semuanya selesai dalam 2 minggu." Kang Sol tampak menggigit bibirnya karena meski akhirnya mereka menyelesaikan satu masalah namun membuat materi presentasi baru bukanlah hal mudah dan Kang Sol sangat tahu akan seperti apa reaksi atasannya tersebut. Jae Hwan tampak mengetuk-ngetuk jemarinya di meja, "geurae (baiklah)." "Ne (ya)?" Kang Sol tampak kebingungan dengan respon atasannya, biasanya pria itu akan meledak-ledak jika satu saja tender gagal mereka mena

