Ara tengah duduk di kursi tunggu bandara Incheon, memegang 2 tiket yang sudah di belinya sejak seminggu lalu namun wajahnya gelisah, kakinya tidak henti menghentak lantai dengan teratur kiri dan kanan. Jam tangannya menunjukan pukul 9 pagi atau 1 jam sebelum waktu keberangkatan namun Ara sudah harus naik pesawatnya sekarang. Ia masih menunggu seseorang. Ara sudah menghubungi Kang Sol namun tidak ada jawaban, seniornya itu juga pasti tengah sibuk karena Jae Hwan memang harus membereskan satu masalah besar lagi yang timbul pagi ini dan Ara sangat memahami hal yang menjadi tanggung jawabnya tersebut yang lagi-lagi membuat waktunya dan Jae Hwan menjadi terbengkalai. Ibu jarinya dengan cekatan menekan layar ponsel mengirim pesan pada pria di seberang sana, ia mencoba untuk tidak egois dan mema

