Langit tampak redup, mungkin saja akan turun hujan atau mungkin hanya mendung saja. Ara menatap keluar menginjakan kaki telanjangnya menuju balkon, tangannya berpegang pada tembok pagar dan merasakan angin sesekali menyentuh kulit lengannya yang terbuka. Ponselnya ia pegang di genggaman kiri sembari berpegang pada pagar, ia baru saja menghubungi Kang Sol namun temannya yang tidak tahu apa-apa itu tidak mendengar kabar apapun baik dari Calvin maupun Jae Hwan dan hal itu malah membuat Kang Sol juga malah bertanya-tanya. Kejelasan tersebut juga membuat Ara semakin tidak mengerti kemana perginya dua pria tersebut. Namun setidaknya Ara tidak panik lagi seperti tadi, kedua pria itu masih hidup. Harusnya. Ara menimbang harus melakukan apa selanjutnya, ia menggigit bibir. Ia harus sudah kembali

