Bab 15

1824 Kata

Bangun dengan otot yang terasa kaku dan perut yang amat sangat mual. Kebingungan setingkat nyeri kepalaku yang seperti diinjak-injak gajah, saat melihat ruangan yang aku bahkan tak ingat pernah melihatnya di mana. Sangat tak asing dengan ruangan putih bersih dengan lis atap warna hitam dan berlantai kayu warna karamel yang hangat. Jendela besar di hadapanku sekarang masih tertutup rapat oleh gorden panjang berwarna abu-abu maskulin. Sekeras apa pun aku berpikir, aku tidak menemukan penjelasan apa pun dalam otakku yang terasa berputar-putar seperti roda belakang motor yang tengah dipanasi. Bahkan aku tak ingat kapan aku berangkat tidur. Bunyi kenop pintu yang diputar mengagetkanku. Hampir membuatku melompat dari tempat tidur empuk yang bentuknya belum sempat aku lihat seluruhnya. Seorang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN