Hari demi hari berganti semua berjalan dengan semestinya, yaps Eron masih berusaha meluluhkan hati Alifa yang seolah kembali tertutup karena kesalahannya yang ia perbuat, sikap Alifa semakin dingin dan tak tersentuh seraya tidak mau peduli oleh laki-laki yang menyembuhkan luka namun membuat luka juga. "Alifa, nanti kita pulang bareng ya? Sekalian mau ketemu calon mertua," kata Eron yang berjalan tepat disamping gadis tersebut. "Lu bisa enggak, jangan ikutin gue terus! Bosen gue nglihatnya muka lu mulu," ujar Alifa dengan nada yang sedikit sarkas, sedangkan Eron malah mengembangkan senyum tipis dibibirnya. "Aku mah enggak bosen nglihatin kamu," balas Eron yang membuat gadis tersebut sontak menghela nafasnya gusar sebelum akhirnya memutar bola matanya jengah ketika mendengarnya. Gadis ters

