Terkucil

1515 Kata

“Perkenalkan nama saya Amita Yulia,” kata Ami. Wanita berwajah cantik dengan kulit putih tersenyum pada barisan anggot tim basket yang berdiri di hadapannya. Dia tampil kasual dengan kaos, celana pendek dan sepatu kets. Wajahnya tidak dipoles make up. Rambutnya yang agak ikal hanya dikuncir satu kebelakang, tetapi kecantikan alaminya justru terpancar sehingga hampir membuat para remaja tanggung anggota tim basket jadi deg-degan.             “Kalian bisa panggil saya, Bu Ami,” tambahnya.             “Bu Ami akan membantu kita latihan selama satu semester ini,” jelas Pak Tarno, sang guru olahraga merangkap pelatih tim basket.             Satya melirik Viar yang berdiri tepat di sebelahnya. Cowok itu terlihat tidak terlalu nyaman. Ya, jelas saja. Siapa yang menyangka gebetannya itu akan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN