Bab 83

1987 Kata

"Woi, awas lo, ntar!" ancam Bara kepada Awan yang sedang berlari menjauhinya. Bagaimana Bara tidak kesal? Ia yang sedang bermesraan dengan Mentari di sebuah kursi taman itu tiba-tiba kursinya dijungkit oleh Awan sehingga hampir membuat kedua orang itu nyungsep. Sungguh si lelaki berambut kribo itu adalah teman terbaik dan tersopan sepanjang sejarah. Tak lama setelah Awan berlari ke arah teman-temannya yang lain, ia dan teman-temannya pun berjalan mendekati Bara dengan menyuguhkan tawa yang tak dapat ditahan. "Maafkan diriku wahai Bara, kawanku! Diriku tidak bermaksud melakukan hal itu," ucap Awan lebay. "Nggak ada maksud apaan? Buktinya lo melakukannya. Iya nggak, Yank?" tanya Bara pada Mentari. "Iya nih," jawab Mentari. "Iya, sebenarnya niat gue tu pengen buat kalian berdua nyungsep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN