Seandainya itu adalah sebuah film kartun, mungkin sudah ada emot love yang keluar dari d**a Awan. Mungkin terkesan agak lebay, tapi apa yang dirasakan Awan memang suatu kebahagiaan yang sangat berarti. Entah kenapa dia juga langsung peka terhadap apa maksud dari perkataan Alya. Ia tahu gadis itu sedang membicarakan tentang pernyataan cintanya. "Apa, Ya?" tanya Awan pura-pura. "Soal pertanyaanmu yang dulu, jawabannya 'iya'," ulang Alya. "Pertanyaan yang mana, ya?" tanya Awan masih dalam mode pura-puranya. "Pertanyaanmu dulu. Tentang apa aku mau jadi pacar kamu atau tidak," jawab Alya. "Lalu jawabannya?" tanya Awan. "Iya, Awan," jawab Alya. Malam itu adalah malam yang indah bagi seorang Arawan Sinaga. Walau perihnya luka sedang ia rasakan, tapi perasaan baru yang ia dapatkan itu sung

