POV Ardi Mudah bagiku untuk melupakan hari-hari yang telah aku lalui. Akan tetapi tentang kenangan setiap hari yang kulalui itu, aku tak tahu apa aku bisa melupakannya atau tidak. Hari itu, tepat di hari Sabtu. Lebih tepatnya 2 hari sebelum liburan berakhir. Sebuah kabar yang sangat tak mengenakkan datang kepadaku. Arawan Sinaga, si manusia berambut kribo berotak konslet akan berangkat ke suatu tempat yang jauh dariku. Ya, dia akan berangkat ke Manchaster untuk melanjutkan pendidikan di sana. Dia bahkan tak memberitahu aku sebelumnya. Andai ia memberitahuku, aku pasti tidak akan menyia-nyiakan waktu bersamanya. Setelah ini, aku akan berpisah dalam kurun waktu yang sangat lama dengannya. Sungguh sangat menyedihkan. *** POV Ardi berakhir "Woy, kalau nanti otak lo gak kuat menerima pela

