Bab 88

1004 Kata

*** POV Syila Jantungku berdetak hebat ketika beliau memelukku. Rasa hangat ini, sungguh luar biasa. Aku tak tahu perasaan apa ini. Rasanya aku ingin terus-terusan berada di pelukannya tanpa sedetikpun mau melepaskannya. Sebenarnya aku bingung, apa alasan beliau memelukku. Apa karena rindu? Tapi untuk apa beliau merindukanku? Bahkan selama bertahun-tahun hubunganku dengan Ardi, ini baru kali kedua aku bertemu dengan ibunya. Aku larut dalam kenyamanan. Aku akui pelukan wanita itu sangatlah nyaman dan penuh dengan kehangatan. Perasaan apa ini? Jika ini memang ikatan batin, apa ini juga pertanda bahwa aku nanti benar-benar berjodoh dengan Ardi? "Ehmm" Suara deheman itu berhasil membuat kami tersentak hingga melepaskan pelukan satu sama lain. Kulihat wajah ibu Ardi yang kusut serta tak s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN