*** Di rumah yang terlihat sederhana itu, nampak Ardi sedang tiduran di sofa ruang tamunya. Dalam hatinya ia sangat menyesal. Kenapa ia tak menghabiskan hari-harinya bersama Awan? Dan kini lelaki yang sudah memodifikasi rambutnya itu telah berada di dalam perjalanan untuk pergi ke Benua Eropa. Ia mengumpati dirinya sendiri gara-gara itu. *** POV Ardi Dia memang manusia yang bahkan tak punya hubungan darah denganku. Namun kehilangan dia, rasanya itu seolah-olah aku seperti kehilangan anggota keluargaku sendiri. Walaupun aku tahu, itu bukan perpisahan untuk selamanya. Suatu saat nanti aku yakin akan dipertemukan kembali dengan dia. Pertanyaannya cuma satu. Apa jika aku bertemu dengan dia, dia akan masih bersikap seperti dulu lagi? "Awan sudah berangkat, Di?" Itu suara ibuku. Pertanyaan

