Bab 80

1991 Kata

"Tenang aja! Meskipun dia cemburu, tapi dia bukan tipe orang yang gegabah," sahut Syila. "Maksudnya?" tanya Raga bingung. "Meskipun dia melihat kita berduaan, dia tak akan langsung marah ataupun langsung seenaknya saja memukul kamu. Tapi dia akan mencari kebenarannya terlebih dahulu," jelas Syila. "Ooo... berarti kalau gue berniat untuk merebut lo dari dia?" tanya Raga sambil tersenyum genit. "Ya, mungkin akan terjadi perang dunia ketiga," jawab Syila. "Hahaha... segitu amat cinta Ardi ke lo," ucap Raga. "Heh, apaan sih. Sudahlah! Jadi ngobrol gak, nih?" tanya Syila. "Jadi lah. Ayo!" sahut Raga. Kini mereka berdua telah duduk di sebuah bangku taman sekolah. Meskipun satu bangku, tapi sebisa mungkin mereka mengatur jarak agar tidak berdekatan. Hal itu juga pertama kali diungkapkan o

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN