" Tok, tok, tok tok,"bunyi Komi mengetukkan beberapa kali pulpennya saat itu sambil berpikir.
" Semoga kau tak sempat melihat dan tahu apa yang ada di dalam buku ini Frins,"ujar Komi saat itu bicara sendiri dalam hatinya.
Malam itu Komi yang tiba-tiba merasa tidak mood untuk bekerja karena pikirannya yang gelisah karena takut Frins mengetahui isi dari buku tersebut, sehingga yang di lalukan Komi saat itu hanya berpikir bahkan saat ini Komi berdiri dari tempatnya duduk lalu berjalan, saat itu Komi berjalan ke kamar Frins yang sebenarnya adalah kamar Komi. Entah apa yang di pikirkan Komi saat itu tapi Komi perlahan melangkah ke kamar yang sedang di tempati Frins saat itu dengan pikiran yang begitu tak jelas kemana, hingga pada akhirnya Komi berada di depan pintu kamarnha yang sedang di tempat oleh Frins.
" Ah pintu kamar mu terbuka sedikit Frins? kenapa kau tidak menguncinya,"ujar Komi saat itu sambil mendekat mencoba untuk menutup saja pintu kamar yang sedang di tiduri oleh Frins.
Tapi ketika Komi akan mencoba menutup pintu kamar yang sedang di tempat oleh Frins, Komi bisa sedikit melihat Frins yang sedang terbaring tanpa mengenakan selimut saat itu, tanpa sadar bukannya Komi menutup pintu kamar Frins saat itu tapi justru yang Komi lakukan saat itu adalah masuk ke kamar Frins, bahkan mendekat ke Frins yang saat itu tengah terbaring tidur. Pikiran Komi begitu kacau sehingga Komi saat itu perlahan menggerakkan tangannya ke arah Frins yang tengah tertidur pulas, sampai pada akhirnya tiba-tiba Komi ingat jika saat itu apa yang di lakukan Komi adalah hal yang salah karena masuk ke dalam kamar yang sedang di tempati orang lain di larut malam, meskipun itu sebenarnya kamar nya.
Karena ingat dengan hal tersebut Komi saat itu langsung saja pergi keluar dari kamar dengan perlahan karena takut jika Frins akan mendengar langkahnya dan terbangun, jika sampai hal terdebut terjadi tentu saja itu menjadi masalah besar dan hal terburuk yang saat itu Komi pikirkan adalah bisa saja Frins menganggap jika Komi menyelinap masuk ke dalam kamarnya karena ingin memperkosa nya saat itu yang tentu saja akan menjadi masalah untuk Komi, sehingga dengan cepat saat itu Komi langsung saja keluar dari kamar yang sedang di pakai Frins beristirahat.
" Sial Komi apa yang kau lakukan hingga berani seperti itu apakah tidak berpikir apa yang akan terjadi ke depannya jika kau sampai membangunkan Frins dan membuatnya sadar dengan apa yang kau lakukan? bodoh bodoh ( seketika Komi berdiam diri ). Tapi jika pikir aku bisa sampai seperti itu karena sepertinya Frins menarik perhatian ku, jujur dia memang memiliki daya tarik dan wanita yang cantik ( Komi melamun ), ahh apa yang kau pikirkan Frins fokus, kau harus fokus ke sesuatu yang sedang kau coba raih sekarang. Mungkin lebih baik sekarang aku beristirahat saja dulu, jika di paksakan bekerja aku pikir itu tidak akan membuat ku bekerja dengan baik, untung saja aku sudah berhasil.bekerja tadi, ya meskipun tidak terlalu banyak seperti hari kemarin,"ujar Komi saat itu beberapa kali berpikir mengenai sesautu yang sebenarnya menarik perhatian Komi saat itu.
Saat itu pun Komi yang sudah ada di kamar tempatnya bekerja langsung saja membereskan semua peralatan kerja yang di pakainya tadi, dan bergegas ke ruang tengah dimana dirinya akan beristirahat di sofa malam tersebut. Tanpa berpikir atau melakukan hal lain lagi saat itu Komi menyimpan dengan rapi peralatan bekerja nya dan langsung membaringkan dirinya di sofa mencoba tidur.
" Aku lupa jika seperti nya lebih baik aku memasukkan saja buku spesial ku di tempat yang lebih aman, bukan apa-apa aku hanya tidak ingin lupa dimana aku menyimpannya,"ujar Komi saat itu mengambil buku spesial yang di miliki nya saat itu bahkan sampai menyimpannya di saku celana nya.
Lalu saat itu Komi pun langsung saja mencoba untuk tidur.
" Buku karangan bu bagus sekali, apa ini kau jual atau mungkin kau hanya akan jadikan karangan dan pajangan saja untuk kau baca sendiri? dan karangan mu ini terlihat sepertinya ( Seseorang yang bicara tersebut terdiam ). Sepertinya ini adalah masa depan yang akan kau hadapi dan alami, semoga kau bisa bijak menghadapi masalah yang akan menimpa mu suatu saat nanti karena aku tidak akan membiarkan mu sendiri,"seseorang yang sepertinya wanita bicara seperti itu kepada Komi hingga Komi pun tentu saja merasa agak terkejut sampai dirinya seketika bangun saat itu.
Dan ketika Komi sadar dari tidurnya yang Komi lakukan saat itu langsung saja melihat ke segala arah yang ada di ruangan tersebut, kaget dengan suara yang Komi dengarkan sehingga mencoba untuk mengetahui dari mana asal suara tersebut. Tapi ketika Komi melihat ke segala arah yang ada di ruangan tersebut Komi tak melihat ada seseorang pun saat itu sampai Komi pun hanya melamun dan berpikir.
" Sepertinya apa yang aku alami barusan adalah mimpi mengenai hasil karya ku ini, semoga saja mimpi ku barusan adalah petunjuk mengenai hasil karya ku yang baik dan bisa menghasilkan banyak uang. Ya semoga saja,"ujar Komi berpikir seperti itu.
" Komi,"seseorang memanggil.
" Ah bu,"jawab Komi kaget.
" Apa yang terjadi pada mu Komi? sampai kau sepertinya sangat kaget seperti ini? apa kau mengalami sesuatu?"ujar Buyi bertanya aneh karena Komi yang sangat terlihat kaget saat itu.
" Oh maaf bu, aku memang kaget, sangat kaget karena aku baru saja mengalami mimpi yang cukup buruk dan kau tiba-tiba mengagetkan ku dengan panggilan mu yang tiba-tiba itu,"jawab Komi mengatakan jika dirinya memang kaget saat itu.
" Ibu kira kenapa, yasudah itu hanya sebuah mimpi kan Komi lupakan itu,"ujar Buyi.
" Ya tentu bu. Tapi bu apa yang sudah kau lakukan di hari yang masih malam ini? dari mana kau?"tanya Komi.
" Malam? buka mata mu dan lihat jam Komi, ini sudah jam 05.30 tentu saja ini sudah waktunya ibu untuk beraktifitas Komi, ibu sedang membersihkan rumah dan sebentar lagi ibu akan menyiapkan makanan untuk kita sarapan nanti. Oh ya Frins sangat rajin dia juga bangun sudah bangun ketika ibu masih di kamar dan ibu di bangunkan nya tadi jadi sekarang ibu di bantu Frins membersihkan ruangan rumah, dan menyiapkan makanan untuk kita sarapan Komi. Ibu sangat bangga kepada nya, ibu juga sangat berharap jika suatu saat nanti kau dan Frins,"
" Frins sudah membantu mu bu? dimana dia sekarang?"ujar Komi memotong pembicaraan Buyi yang sepertinya kembali akan mengatakan harapannya yang berharap Frins akan jadi menantunya saat itu.
" Ya dia bahkan bangun lebih awal dari pada ibu, dia yang mengajak ibu ketika tadi ibu masih di kamar, dan sekarang dia sedang ada di dapur menyiapkan bahan makanan yang akan kita masak nanti Komi. Kenapa? apa ada sesuatu yang salah nak?"jawab Buyi, dan bertanya.
" Tidak bu tak apa-apa, aku hanya heran saja ternyata dia bisa juga melakukan urusan wanita hehe,"ujar Komi bercanda.
" Kau ini tentu dia bisa Komi, dia justru seperti anak yang rajin juga kita sudah lama mengenalnya kan Komi, dia sudah seperti keluarga kita di sini. Tapi bagaimana dengan mu Komi? maksud ku kau sudah bisa bangun ketika hari masih sangat pagi? apa kau tidak tidur terlambat kemarin malam? ibu harap kau tidak melakukan itu meskipun harus bekerja Komi, ibu cemas jika kau terlambat tidur atau kurang beristirahat akan berakibat kepada kesehatan mu Komi,"ujar Buyi.
" Kemarin aku sudah kembali bekerja bu, dan ya kau bisa bilang jika aku tidak terlalu malam beristirahat tadi bu hingga akhirnya aku bisa sudah terjaga di waktu yang sebenarnya masih pagi ini. Tenang saja bu aku tidak akan kenapa-napa, aku akan baik-baik saja kau tak usah terlalu mencemaskan ku,"ujar Komi saat itu bicara jika dirinya memang tidak beristirahat terlalu malam, meskipun dirinya tetap bekerja hingga akhirnya dirinya bisa bangun ketika hari masih sangat pagi.
" Ya syukurlah jika seperti itu Komi, ibu senang jika kau bisa menjaga diri mu seperti ini, lain kali ibu harap kau bisa menjaga pola tidur mu seperti ini, jangan sampai kau beristirahat ketika hari sudah sangat larut yang bisa membuat mu kembali harus terlambat bangun seperti kejadian kemarin Komi,"ujar Buyi memberikan saran kepada Komi.
" Ya bu semoga saja, aku akan mencoba melakukan apa yang kah sarankan, dan menjaga dengan sangat baik kondisi ku,"jawab Komi.
" Baiklah Komi jika sekarang kau sudah bangun tentu saja kau tidak akan kembali tidur kan, jadi lebih baik yang kau lakukan sekarang bersihkan diri mu lalu nanti akan kita panggil ketika kita sudah menyiapkan makanan untuk kita sarapan Komi,"ujar Buyi kembali.
" Ya baiklah bu terima kasih,"jawab Komi dengan langsung saja mengambil peralatan bekerjanya pergi.
Komi saat itu pula jika kamarnya di pakai tidur oleh Frins malam tadi sehingga yang di lakukan Komi saat itu adalah menyimpan peralatan bekerja nya di kamar nya malam tadi Frins gunakan tidur, tapi karena Komi tak sadar semua terjadi begitu saja hingga akhirnya Komi mengambil sebuah handuk dan masuk ke dalam toilet untuk membersihkan dirinya sendiri. Di samping itu Komi yang sedang membersihkan dirinya di kamar mandi Frins yang saat itu sedang membantu Buyi menyiapkan makanan untuk mereka sarapan tiba-tiba bicara.
" Bu aku ke kamar sebentar tidak apa-apa kan? rambut ku sedikit mengganggu ku mungkin sebaiknya aku mengambil ikat rambut untuk membereskannya. Sebentar aku kembali,"ujar Frins.
" Ya Frins tentu silahkan,"jawab Buyi.
Tentu saja saat itu Frins langsung pergi meninggalkan dapur ke kamarnya untuk membawa ikat rambut yang akan di pakainya agar rambutnya tidak terus terurai yang saat itu begitu mengganggunya.
Ketika di kamar tentu saja Frins langsung melakukan apa yang sudah dirinya niatkan saat itu, mengambil ikat rambut yang saat itu ada di dalam saku jaketnya yang tengah basah tergantung di kamar Komi yang di tempatnya untuk tidur malam tadi. Frins saat itu belum sadar jika Komi sudah masuk ke dalam kamar sehingga peralatan kerjanya ada di dalam sana sehingga Frins pun tidak memiliki sebuah rencana apapun sampai ketika Frins berbalik ke belakang dan hendak keluar kembali ke dapur, Frins melihat ada sesuatu yang jelas dirinya tahu jika hal tersebut adalah beberapa barang yang di gunakan Komi untuk bekerja.
" Ah itu, bagaimana peralatan bekerja Komi bisa sudah ada di sini. Oh ya tadi aku tidak melihat Komi ada di sofa sepertinya Komi sudah bangun dan dia menyimpan peralatan bekerja nya di sini tapi sekarang kemana Komi? ( Frins terdiam ). Aku begitu penasaran dengan buku yang Komi miliki apa buku tersebut ada di sana? jika ada mungkin sepertinya aku akan bisa melihatnya sebentar selagi Komi tidak ada, dan handuk yang tergantung di sini juga tidak ada mungkin Komi sedang membersihkan dirinya di toilet. Maaf Komi aku melakukan ini tapi aku sangat penasaran dengan isi yang ada di buku tersebut, aku harap kau tak keberatan jika aku diam-diam mencari buku itu sekarang Komi,"ujar Frins saat itu dengan langsung saja mencoba mencari buku tersebut di peralatan bekerja Komi yang sudah ada di kamar nya.