Kata Kunci

1068 Kata

Ustaz pewawancara itu ... em aku menolak menyebut namanya, menoleh ke arahku dan tersenyum. “Ayo, Nak!” ucapnya lembut. Aku mengalihkan pandangan ke arah Emak kalau tak boleh menyebut gerakan ini sebagai gerakan membuang muka. “Mak!” seruku meminta sebuah penjelasan, singkat juga nggak apa-apa, yang penting sebuah penjelasan. Pfuh ... d**a ini terasa penuh ketika aku justru melihat Emak yang bibirnya seolah terkunci dan lebih banyak berbicara menggunakan aliran air matanya yang terus membanjir. Emak terlihat menahan isak tangis sekuat tenaga. Ah ... kedua bahu ini turun, semangat yang menggebu-gebu bercampur dengan kemarahan karena merasa nggak sedikit pun mendapat penjelasan seketika luruh. Luruh bersama air mata Emak yang menganak sungai. Dari semua yang kulihat di diri Emak s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN