Terjerat Sunyi

1055 Kata

Aku beringsut dan memastikan posisi duduk bersila ini telah tepat di hadapan pengurus rumah tangga di rumah megah laki-laki yang harus kupanggil dengan nama abi itu. “Mbok, beneran Emak Rayya ... em maksudnya Bu Nyai Fatima itu dulu pernah tinggal di sini?” ulangku mencoba meyakinkan diri sendiri. Wanita yang sudah berumur ini mengangguk tanpa ragu sedikit pun. “Mbak Rayya nggak tahu ya?” tanyanya dengan ekspresi heran. Aku menggeleng dengan tak sabar. “Kapan itu tepatnya?” desakku terburu. Mbok Warih melihat ke arah kiri atas dengan kening yang terlihat berkerut. “Em ceritanya itu ... em kata orang Bu Nyai Fatima dan Ustaz Annas itu bertemu di sebuah kegiatan sosial gitu, tapi mbok kurang tahu kegiatan sosial itu kayak apa, nah setelah itu mereka menikah dan ya tentu saja Bu Nyai d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN