Will You?

1118 Kata

"Tapi, aku yakin … aku masih berada disana. Aku hanya perlu kembalikan semua tempatku itu secara perlahan-lahan." Terkadang, rasa egois manusia itu begitu mengejutkan. Pergi tanpa drama, datang membawa dilema. "Silahkan, aku bahkan nggak menginginkan tempat itu." Niken berlalu meninggalkan Jenar. Dia tidak tahu kenapa sepagi ini bisa bertemu dengan wanita angkuh macam Jenar. Lama tak bertemu, sekali bertemu malah bikin hati Niken menggerutu. "Ketemu baru kali ini setelah sekian lama. Eh, langsung ngajak ribut." Salah siapa pergi gitu aja pake alesan ngejar cita-cita? Lagian aku sama Sandy dari dulu emang nggak ada hubungan apa-apa, kami hanya berteman karena orang tua kami juga berteman. Meskipun memang mereka menginginkan aku dan Sandy bisa bersama, tapi meskipun enggak, bukan berart

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN