"Mbak Eka, kita mau ke mana?" tanya Niken heran, ini tidak termasuk dalam rencana Tiba-tiba Eka menggamit lengan Devasya dan lengan Niken lalu segera mengajak mereka masuk ke sebuah ruangan. "Ke mana sih ini? Ngapain coba pakai gandengan kayak gini?" "Udah, ayo masuk cepet!" Devasya bingung, Niken pun tak kalah bingung, karena seingat dia, rencana awal resepsi kejutan ini akan diadakan di rumah Maxel, bukan di kafe. Sesampainya mereka di ruangan, Eka dengan segera menutup pintu. Di dalam ruangan tersebut ternyata sudah ada beberapa orang yang menunggu. Mereka yaitu, seorang make up artist, penata busana, dan penata rambut tentunya. "Ini dia orangnya! Yuk, kita mulai dandani." Segera saja mereka memaksa Devasya untuk menuruti apa yang mereka inginkan, seperti mengganti pakaian deng

