Setelah percakapan sengit antara Jane mamanya, sekaligus beberapa kali papanya juga ikut mengangkat suara hanya untuk membela ibunya—yah, well, Jane juga tahu kalau kali ini mamanya bicara kalimat yang sepenuhnya benar—Jane lanjut melamun dan berdiam diri. Padahal yang barusan terjadi gak bisa dikatakan pertengkaran juga karena ibunya gak menaikkan uara, cuman mengomel dengan nada bicara yang gak enak didengar, tapi Jane tahu ibunya begitu karena ia peduli. Selain karena mamanya emang udah sangat menyukai Ryan dan setuju kalau cowok itulah yang akan menikahi puterinya, Jane juga tahu kalau mamanya sangat tidak ingin Jane bersikap kekanakan seperti ini. Sekarang, di antara helaan angin yang menyapa rambutnya pada dirinya yang duduk di kursi balkon kamar seorang diri, Jane menyalahkan dir

