"Jangan telepon Polisi!" perintah Zeva. Tangan Selina yang sedang mengusap-usap layar pun terhenti. "Ke-napa?" tanya Selina menatap lirih ke arah Zeva. "Kalau kabar ini sampai ku Publik, kehormatanmu sebagai wanita pasti akan tercoreng Selina, Polisi pasti akan menginterogasi b******n ini dan kau sebagai wanita yang sudah menikah memiliki hubungan dengan Supir pribadimu, kau lah yang akan di gunjing masyarakat," lirih Zeva. Air mata menggenang di ujung mata Zeva. Selina meremas ponsel yang ada di tangannya, dia bahkan tak sampai memikirkan hal tersebut. Selina melirik ke arah Ammar yang masih terbaring di lantai, pria itu sepertinya sudah tak sadarkan diri entah karena efek alkohol atau karena pukulan-pukulan Zeva. "Maaf... " lirih Selina tertunduk. "Bagaimana bisa kau memas

