"Sorry ya gak bisa lama-lama." Ucap Vanka berpamitan kepada teman-temannya. Abel mengerutkan kedua alisnya sambil melihat ke arah Vanka lalu melihat ke arah jam dinding yang menempel di ruang tamu. "Masih jam satu siang. Kenapa dah buru-buru amat." Tanya Abel yang langsung mendapat anggukan persetujuan dari para teman-teman yang lainnya termasuk Jhordan yang kini menunjukkan raut wajah bertanya nya. "Biasalah." Ucap Vanka yang membuat Abel seketika mengerti. Abel beroh ria yang membuat Jhordan cs merasa kebingungan,kemudian Arka melihat ke arah Abel dan Vanka secara bergantian. "Apa?" Tanya nya dengan perasaan penasarannya. "Jenguk tante, Merry mama kandungnya." Sahut Abel mewakili Vanka. "Emang lagi sakit?" Celetuk Aji bertanya yang membuat Jhordan dan Abel seketika langsung

