"Tumben lo banyak ngomong, Bar." Celetuk Arka sambil melihat ke arah Barra. Sedangkan Barra hanya memutar bola matanya malas sambil menarik nafasnya berat. "Peduli." Jawabnya singkat. Arka melihat sinis ke arah Barra sambil memutar bola matanya malas. "Giliran sama gua aja lu, cetus banget dah." Omelnya. Abel kemudian tertawa geli mendengar sahutan dari Arka dengan ekspresinya yang lucu. "Ya karena, Barra gak belok. Gak kayak lo sama, Aji." Sahutnya sambil menunjuk ke arah Arka dan Aji secara bergantian dengan jari telunjuknya. *** Pagi ini Raga sedang bersiap-siap untuk pergi berangkat ke kantor. Tidak ada satupun hal yang perlu Raga persiapkan lagi karena pada pagi hari ini Raga sudah selesai mempersiapkan semuanya dengan lengkap. Akhirnya Raga kini turun dari kamarnya ke

