Episode 44

1054 Kata

"Kok malah bangun?" Tanya balik Vanka yang membuat Jhordan kini semakin mengeratkan pelukannya. "Gini dulu, sebentar aja." Pinta Jhordan yang membuat Vanka memutar bola matanya malas. "Kenapa gak bangun aja sih, ini juga udah siang." Sahut Vanka yang sudah setengah bangun dari tidurnya. "Masih nyaman." Rengek Jhordan seperti anak kecil. Sedangkan disisi lain ada dua orang pria yang tengah tertidur dengan pulas di ruang tamu. Mereka saling berhadap-hadapan dengan kaki yang saling menyilang satu sama lain. Namun tiba-tiba saja satu tangan di antara mereka memeluk seseorang disampingnya. Aji tidak merasa risih sama sekali, malah menikmati pelukan hangat itu yang diberikan Arka kepadanya. Entah mungkin dia tidak tahu bahwa yang memeluknya dengan erat itu adalah Arka bukan sosok gadis c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN