Tawa ganjil keluar dari bibir yang tadinya gemetaran. Novia segera mengubah strateginya. Berhadapan dengan orang licik harus pakai cara yang lebih licik. “Segitu yakinnya Kamu kalau Mas Kairo nggak mau sama aku? Padahal dia sudah bilang kalau mau ceraiin Kamu demi balik sama aku,” ujar Novia yang berniat untuk membuat hati saingannya menjadi panas. “Siapa?” tanya Aika dengan suara lebih keras. “Aku lah dan Mas Kairo. Siapa lagi?” jawab Novia dengan dagu terangkat. “Siapa yang nanya? Penting banget ngurusin urusan situ!” imbuh Aika setelahnya. Novia makin meradang. Sialan! Gadis ini benar-benar ... “Heh! Kamu tuh g****k atau gimana? Sudah tahu Kamu tuh cuma dijadikan pengganti saya saja. Tapi percaya dirinya luar biasa. Kamu kira Mas Kairo beneran suka sama Kamu? Heh! Ngaca sana. K

