Chap 4

1164 Kata
"Mommy! Mommy, lagi ngapain nih?" Keyla yang sudah selesai mandi dan berganti pakaian langsung turun ke bawah menemui Mommy nya yang sedang ada di dapur. "Lagi masak lah, emang lagi ngapain." ucap Dania dengan wajah serius nya sambil menatap ikan yang sedang dia goreng di wajan penggorengan. "Mommy ketus amat sama Keyla, ih." Keyla mengembungkan pipi nya dan meletakkan dagu nya di pundak Dania. "Ya lagian sih kamu kalo udah tau Mommy lagi masak kenapa di tanya." "Hehe." "Bentar lagi ikan nya udah mateng, kamu duduk di meja makan dulu ya biar nanti Mommy siapin." ucap Dania sambil ngusap rambut Keyla. "Oke, mom." "Abang kamu panggil sekalian ya, suruh makan." "Siap." "Abang! Yuhuuu, oy! Makan dulu bang! Sini turun!" teriak Keyla sambil berkacak pinggang. "Kenapa sih, Key? Teriak teriak mulu, nih." Aron menuruni anak tangga sambil melempar satu batang coklat ke arah Keyla. Sontak, Keyla langsung menangkap coklat itu sambil tersenyum. "Wih, coklat! Dari siapa bang?" "Dari adek kelas, lo makan aja." ucap Aron sambil duduk di meja makan. "Makasih bang! Gue taroh di kulkas dulu ya, ntar coklat nya kita makan sama." ucap Keyla. "Oke, beb." ucap Aron sambil mengacungkan jempol nya. "Yoi, poop." "Najong sekali ya anda." ucap Aron disertai dengan kekehan nya. "Hehe." "Nih, udah siap makanan nya. Ayo makan bareng bareng." ucap Dania. "Ayoo! O iya, Daddy belom pulang ya, Mom?" tanya Keyla. "Belom, ntar malem baru pulang." ucap Dania. Setelah makan Keyla langsung pamitan kepada Dania kalo nanti dia akan pergi ke rumah kakak nya Lala. Tapi sebelum itu Keyla menayakan kabar temen temen nya dulu di grup chat. Lambe Turah KeylaRn : P KeylaRn : P KeylaRn :  P KeylaRn : Cuy KeylaRn : Cuy KeylaRn : HALOOO EVFRIBADEH FaraBalrd : IYA CUY LalaDelard : HOA HOE AiraDalbert : ULULULULULU LalaDelard :  AWOKWOK KeylaRn :  AWIKWIK AiraDalbert : STRESS SEMUA FaraBalrd : NGEGASSS KeylaRn : Guys, udah pada otw rumah nya kak Loli belom? AiraDalbert : Belom, baru mau otw LalaDelard : Belom, dedek masih capek. Akoh masih di rumah. FaraBalrd : Lebay lo kampret LalaDelard : sirik ae lo kampret!! KeylaRn : Lah, si Lala malah belom kesana padahal kan ke rumah kakak nya sendiri. Wkwkwk LalaDelard : Hohohoho KeylaRn : Eh guys, ntar gue temenin beli kuotang ya KeylaRn : *Kuota KeylaRn : Sori typo FaraBalrd : Typo apa lo sengaja? Hayu luuuu  KeylaRn : EHE KeylaRn : Gimana? Udah otewe belom? FaraBalrd : oke ntar lagi gue otw AiraDalbert : otw LalaDelard : siap gue otw "Mom, Keyla berangkat dulu ya." ucap Keyla sambil mencium pipi kanan Dania. "Iya, hati hati." "Mau gue anterin nggak? Mumpung free nih gue." ucap Aron. "Nggak usah, bang. Keyla bawa mobil sendiri aja." ucap Keyla. "Yaudah, hati hati ya, dek." "Tumben bilang 'dek'." ucap gue. "Suka suka gue lah, kan gue abang lo. Sono gih pergi." "Yaelah, di usir nih gue?" "Haha, nggak kok." ucap Aron sambil mengusap kepala Keyla. "Keyla pergi dulu ya, Mom, bang. Babay, muach!" "Iyaa." ucap Dania dan Aron. Keyla kemudian masuk kedalam mobil sport putih nya dan langsung melajukan mobil dengan kecepatan normal menuju rumah kak Loli. Setelah memakan waktu 10 menit, akhirnya Keyla telah sampai di rumah kak Loli. Di sana juga sudah ada Fara, Lala dan Aira. "Sini, Key!" teriak Lala sambil melambaikan tangan nya kepada Keyla. "Ih, itu ada adek kecil gemes banget." Keyla berlari Kecil ke arah anak kecil itu yang sedang di gendong Fara. "Nama nya siapa nih, La?" tanya Keyla. "Davin, umur nya baru satu setengah tahun. Panggil aja pipin." "Oh, Davin. Gemes banget sih. Ciluk baa!!" "Huaaaaa, hiks, hiks." "Yah, kok malah nangis. Aduh, gimana dong?" Keyla kebingungan sendiri karena telah membuat Davin menangis. "Nggak papa, dia lagi rewel aja. Ntar juga diem sendiri." ucap Lala sambil menggendong tubuh mungil Davin. "Cup cup cup. Pipin ganteng jangan nangis ya, ntar kakak beliin kerupuk." ucap Lala sambil menepuk nepuk b****g Davin. "Heh, lo kata dia lo apa suka makan kerupuk. Kasih biskuit kek, malah kerupuk." ucap Keyla. "Lala kampret." ucap Aira. "Hehe, iya iya. Bentar gue ambilin biskuit nya dulu, nih gendong." Lala masuk kedalam mengambil biskuit, sedangkan Davin sekarang ada bersama Keyla, Fara dan Aira. "Kamu nama nya siapa?" tanya Keyla kepada Davin. "Pin.." "Pipin?" tanya Keyla lagi, Davin hanya mengangguk. "Lo udah tau kalo nama nya Pipin kenapa nanya lagi dah?" tanya Fara. "Nggak papa lah, ye nggak pin?" Keyla menaik turunkan alis nya. Davin hanya tersenyum sambil memegangi hidung Keyla. "Pin, nih biskuit nya." Lala memberikan biskuit yang berbentuk bundar itu kepada Davin. Davin menerima nya dengan senang dan langsung memakan nya. "Enak nggak, pin?" tanya Aira. "Enak." "Eh, ada kalian. Maaf ya tadi kakak baru bangun tidur." kak Loli tersenyum ke arah Keyla, Fara, Lala dan Aira dengan berjalan agak condong ke depan karena perut nya sudah membesar. "Nggak papa kok, kak. Seharusnya kita yang minta maaf, soal nya ganggu kakak tidur." ucap Keyla "Ganggu? Enggak kok, tadi kakak cuma tidur bentaran doang. O iya, kalian udah makan belom? Yuk makan dulu." ucap kak Loli. "Belom kak, Lala laper. Kakak masak apa?" tanya Lala sambil berjalan ke arah dapur. "Masak nasi goreng doang, hehe." "Yuk makan. Key, kamu nggak makan?" tanya kak Loli. "Tadi udah makan kok kak sama mommy di rumah." "Makan lagi dong, biar sehat." "Haha, yaudah deh kak. Tapi Keyla ambil dikit aja ya, soal nya masih kenyang." "Iya, yang lain makan yang banyak ya." "Siap, kak." ucap Lala, Fara dan Aira. "Davin, sini dulu sama mamah. Kak Keyla biar makan dulu." kak Loli kemudian menggendong Davin yang masih asik memakan biskuit nya sampai belepotan. "La, kamu nginep di sini aja ya ntar malem." ucap kak Loli. "Siap kak, asisten nya kakak hari ini pada libur?" "Enggak kok, tuh mereka lagi ada di belakang rumah. Kakak pengen aja kamu di sini nemenin kakak." "Oke." "Kalo udah selesai makan, piring nya taruh aja di meja. Nanti biar diambil bi Ida." "Kakak lahiran nya kapan?" tanya Keyla. "Tinggal ngitung hari doang kok." kak Loli tersenyum sambil mengelus ngelus perutnya. "Pipin seneng dong bakal punya adek baru. Ye kan pin?" Lala mencubit gemas pipi Davin. "Baby nya laki apa cewek, kak?" tanya Aira. "Kamaren kakak cek USG baby nya cewek." "Bagus dong, punya anak cowok cewek." ucap Fara. "Pin, ntar kalo baby nya udah lahir jagain nya. Kamu kan cowok, harus bisa jaga adek kamu." ucap Lala. "Mamah, Pipin mau tidur." rengek Davin. "Kamu ngantuk? Yaudah, ayo ke kamar. Kalian kakak tinggal dulu nggak papa kan?" "Nggak papa kok, kak." ucap Keyla. "Nggak papa, kak." ucap Fara. "Guys, gue balik dulu ya, udah sore banget nih." pamit Keyla. "Kalo gitu gue juga ikut balik deh." ucap Fara. "Yah, kok pada balik?" tanya Lala. "Hehe, maaf ye La. Sampein salam gue sama kakak lo, ya. Bye." ucap Keyla. Keyla dan Fara kemudian pergi meninggalkan halaman rumah kak Loli menggunakan mobil mereka masing masing. "Iya, bye." ucap Lala. "Santai La, gue masih di sini kok. Hehe." ucap Aira. "Iya iya." ucap Lala sambil merangkul pundak Aira.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN