BAB 43

1681 Kata

Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk menikmati teh. Rey mengajak Lizzy untuk menikmati pagi di belakang teras rumah. Rey menyesap tehnya, masih ada sisa perasaan sakit semalam. “Kenapa kau menonjok Noah?” tanya Lizzy tanpa basa-basi. Matanya menatap penuh keingintahuan. Dia bocah yang selalu ingin tahu, apalagi urusan itu menyangkut kakaknya. Lizzy yakin pasti alasan Rey menonjok Noah adalah karena dia memperebutkan Cind. “Kau tidak perlu tahu. Anak-anak dilarang mengetahui urusan orang dewasa.” “Kenapa?” Lizzy tampak tidak puas. “Bukan saatnya kau tahu Lizzy. Seiring berjalannya waktu dan kau akan beranjak dewasa, saat itulah kau akan mengerti.” Dahi Lizzy berkerut. Jawaban Rey membuatnya semakin sulit memahami pikiran orang dewasa. “Kenapa kau tidak menjawab karena kau mencinta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN