BAB 37

1345 Kata

Beberapa hari sudah berlalu. Semakin hari Noah semakin menunjukkan perhatian dan kedewasaannya pada Cind. Pertanyaan sederhana setiap harinya yang ditanyakan Noah baik secara langsung maupun melalui pesan perlahan-lahan mengikis pintu hati Cind. Dan pintu hatinya mulai terbuka untuk Noah. Rey menghilang. Pria itu masih belum muncul. Entah kapan dia akan memperlihatkan dirinya pada Cind. Camilla melakukan tugasnya dengan baik. Wanita itu menghubungi Cind lewat telepon jika dia tidak bisa datang ke rumah Cind. Aneh rasanya, Cind seperti anak kecil di mata Rey yang perlu dilindungi saat Rey pergi. Apakah Noah sejahat itu? “Cind, apa kau mau cokelat panas?” tanya Lizzy yang sudah tinggal di rumah Cind dari kemarin. Cind menoleh. “Tidak.” jawabnya seraya menggeleng. “Aku mau.” Sahut Noah ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN