Ponsel Noah terus berdering mengganggu telinga Melissa yang masih berbaring di sebelah Noah. Melissa menggeliat, memeluk tubuh Noah yang hanya ditutupi oleh selimut. Melissa mengerang halus sebelum menggigit lembut telinga Noah. Noah membuka mata dengan tatapan menegur, yang ditegur hanya tertawa kecil. “Morning, my sun.” bisiknya di telinga Noah. “Hmmm,” balas Noah. “Teleponmu terus berdering, sayang.” Melissa meraih ponsel Noah yang berada di atas nakas. “Ibumu menelpon 12 kali,” katanya setelah menatap layar ponsel Noah. Noah membuka mata. Dia terkesiap. Menelpon 12 kali? Dia mengerjap-ngerjap dan... dia lupa kalau jam 11 ini ada konferensi pers masalah pernikahannya. Dia bangkit dari ranjang, meluncur ke kamar mandi dengan membawa pakaiannya. Beberapa saat kemudian dia muncul d

