Ruangan yang dingin menambah dinginnya hati Andra. Dia hanya bisa memandangi wajah pucat putrinya. Keceriaan dan tawa gadis kecilnya kini telah sirna. Bibir mungil yang selalu mengeluarkan kata-kara lucu menggemaskan itu telah tertutup rapat. Berkali-kali Andra mendaratkan kecupan termanisnya pada wajah Erly. Hanya itu yang dapat dia lakukan. "Sayang, maafkan daddy. Daddy telah gagal membawa mommy untukmu," ucap Andra meremas lembut tangan mungil Erly. Tangan mungil itu juga tidak luput dari kecupan bibirnya. Meski mata Erly tertutup. Meski dia tidak bisa berbicara, tapi gadis itu merasakan dan mendengar apa yang Andra katakan. Terbukti setelah Andra mengatakan dia gagal dan tidak akan pernah bisa membawa Ara padanya, detak jantung gadis cilik itu mengalami perubahan. Sudut m

