Bab.36

967 Kata

  Melihat Ara semakin tenggelam dan gelagapan, Andra berubah panik. Ide jahilnya berujung pada penyesalan dan kekhawatiran. Tidak mau dituduh sebagai pembunuh, pria itu langsung melompat ke dalam kolam dan menyelamatkan Ara.   Untung tubuh Ara kurus sehingga dengan ringan Andra mengangkatnya ke tepi kolam.   "Ara!" panggil Andra cemas.   Pria itu segera berlari mengambil handuk dan menyelimuti tubuh Ara.   Ara yang memang belum sampai kehabisan napas dan benar-benar tenggelam masih bisa tersadar. Dia hanya kedinginan karena memang tubuhnya tidak bisa menahan dingin. Tubuh Ara menggigil dengan bibir memucat, biru.   "Kamu gila!" umpat Ara penuh kebencian.   "Maaf," sesal Andra.   "Kenapa tidak kamu bunuh saja aku?" tantang mata Ara.   Lagi-lagi Andra hanya terdiam menatap wajah Ara.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN