Bab.37

1005 Kata

  Malam yang panjang. Tidur yang super nyenyak di sepanjang hidupnya. Dia merasa sedang berada di atas awan dengan selimut dan ranjang empuk. Hangat dan terasa nyaman.   Ara enggan terbangun dari kenyamanan itu. Dia enggan tersadar dari mimpinya. Karena setiap kali dia terbangun, hidupnya tidak ada kenyamanan.   Rasa kantuknya kini telah hilang. Sekuat apa pun dia berusaha untuk tidur lagi itu tidak akan bisa kembali pada mimpi indahnya. Akhirnya dia membuka mata dan bangun.   "Kamar siapa ini?" ucapnya bingung.   Ara mengedarkan mata meneliti tempat dirinya berada. Tubuhnya berjingkat saat mengetahui siapa yang sedang tertidur di bawah ranjang.   Ara terkejut melihat Andra tidur di bawah ranjang dengan alas kasur lantai. Tubuh pria itu meringkuk. Sepertinya dia menahan dingin.   Dip

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN