Bab.66

980 Kata

  "Ara, sebaiknya kamu di sini aja bersama Erly," usul Andra.   Kali ini pria dengan wajah tampan berbalut jas hitam mewah nan elegan itu mendadak khawatir dengan keselamatan putrinya dan Ara.   Matanya yang hitam legam mengarah pada gadis kecil yang sedang tertidur di pangkuan wanita yang dipanggilnya mommy. Erly mungkin sudah ngantuk berat, makanya gadis cilik itu tidur di sepanjang perjalanan.   "Tapi aku ingin ikut masuk," protes Ara.   Matanya menatap Andra penuh permohonan. Sorot matanya kuat, permohonan di dalamnya juga terasa sangat besar. Andra tidak tau mengapa gadis itu terlihat ingin sekali ikut dengannya menghadiri lelang itu.   Andra menatap ke dalam manik mata Ara terlalu dalam dan cukup lama. Sejenak pria itu ingin mencari alasan Ara memaksa untuk ikut. Tidak dia temuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN