"Selamat pagi, Ara," sambut Marcel yang sudah menunggu kedatangan mereka. "Pagi, Marcel," jawab Ara datar saja lalu tersenyum. "Selamat pagi, Bos," sapanya saat melihat Andra berjalan mendekati mereka. "Marcel, apa semua sudah kamu siapkan?" tanya Andra tanpa menjawab salam asistennya. "Sudah, Bos. Jangan khawatir!" jawab Marcel profesional. "Bagus," sahut Andra. Sebelum kakinya melangkah, kembali mata Andra menembus tirai kehidupan Ara. Pria itu kembali mengarahkan pandangnya pada gadis yang berdiri terdiam di depan Marcel. "Masih ada waktu. Kita ke ruanganku sebentar!" ajak Andra sembari melangkah melintasi mereka. "Baik, Bos," sahut patuh Marcel. "Ara," ajak Marcel meminta Ara berjalan bersamanya. "Ya," jawab singkat Ara mengimbangi langkah Marcel. Sel

