andi masih di depan cinta
"kenapa ga dibalas?" nafas andi naik turun
"saya baru bangun, mandi dan mw kluar" jawab cinta lalu melangkah melewati andi
"janjian sama laki laki itu?"
"bukan urusan bapak" cinta menghentikan langkahnya
'apa hebatnya sisatpam itu?" andi mulai dengan keangkuhannya
"jaga bicara bapak, dia punya nama pak" cintapun mulai terpancing amarah dengan ucapan andi
"siapapun namanya, apa hebatnya dia?" andi masih bisa menahan amarahnya
"dia lebih sopan pada wanita" cinta mulai geram
andi menarik paksa tangan cinta dan membawa ke mobil "lepaskan saya"
lalu andi masuk dan melajukan mobil "saya mau dibawa kemana?" andi tetap melajukan mobilnya tanpa perduli dengan ucapan cinta. amarah andi mereda saat melirik cinta sudah berurai air mata. menepikan mobilnya
"kau sudah makan? kita makan dulu ya" bujuk andi
"turunkan saya" cinta tak perduli dengan pertanyaan andi
"setelah kita makan dan bicara sebentar, aku akan mengantarmu pulang, aku janji" andi melajukan mobilnya
mereka sampai di restoran jepang, lalu andi memarkirkan mobilnya
"turunlah" mereka masuk dan duduk berhadapan
diam cukup lama "ada yang mau kau bicarakan denganku" "seharusnya bapak yang bicara karena bapak yang menyeret saya bersama bapak" andi terseyum tipis karena ucapan cinta dengan kata menyeret
"apa dia anakku?" andi to the point
"anak dimas" cinta berbohong
"aku tau kau menjunjung suatu kehormatan, tak mungkin kau membagi kehormatan itu karena itu semua sudah milikku" andi menatap tajam cinta
"sejak malam itu sudah tidak ada lagi kehormatan itu" cinta meneteskan air mata
"karena sudah aku ambil" jawab andi
"dengan paksa" dibalas cinta membuat hati andi bagai tertusuk belati
"maaf....." kata kata itu yang mampu diucapkan andi
masih terdiam, lalu andi mendekatkan tubuhnya di hadapan cinta
"aku akan menikahimu"
"aku akan menikah dengan laki laki yang mencintaiku bukan dengan laki laki yang menginginkan tubuhku"
"aku mencintaimu" ucapan jujur andi terlontar dari mulutnya
""apa dengan meniduri saya, bapak menunjukkan bahwa bapak cinta pada saya?"
"aku hanya ingin mengikatmu cinta" akhirnya andi menurunkan volume suaranya dan tertunduk
"saya sudah menerima lamaran dimas, segera saya akan berjumpa dgn orang tuanya"
"aku tak akan memberi anakku padanya"
"maaf pak, dia bukan anak bapak" cinta berdiri lalu berjalan menuju keluar
saat hendak meninggalkan andi, "saya keluar dari pekerjaan saya, hutang saya akan saya lunasi dalam seminggu ini skalian mengambil barang barang saya yang tertinggal, permisi pak"
...............
andi kembali ke kantor dengan perasaan hancur, kenapa dia menjadi laki laki pengecut, tak brani mempertahankan cinta
lalu andi keluar menatap meja kerja cinta dan duduk di kursi cinta. disini dia dengan kesibukannya. andi yang membayangkan cinta dengan raut wajah serius. semakin mengingatnya semakin sedih rasanya. dia melihat ada 4 laci dibawah mejanya. 3 laci tak terkunci tapi ada 1 laci yang sepertinya kunci dibawa cinta, karena penasaran dia mengambil kunci cadangannya dan membuka laci tersebut ada buku bergambar pangeran berkuda putih, pena dililit pita, beberapa oretan gambar desain baju dan celengan. sepertinya ada bakat terpendam cinta yaitu mendesain baju.
buku bergambar pangeran berkuda tampak menarik perhatian andi
mengambilnya, maafkan aku cinta....
malam di rumah andi. dia menatap buku cinta ragu untuk membuka buku itu. dengan ragu ragu antara membuka atau tidak karena mungkin itu privasi cinta
akhirnya dia membuka buku itu
- dimas makasi hadiahnya
- dimas, knapa hati ini masih dingin padamu
-hari ini aku bete dimas, bosku yang killer itu tak habis habisnya marah
andi tersenyum membacanya.
_dimas, ada seorang wanita mendatangi bosku. sepertinya itu kekasihnya. pakaiannya sungguh seksi. mungkin ini yang dimaksud wanita incaran bosku hihihi
apa yang dimaksud cinta adalah lusi?
-dimas, hari ini ulang tahun bosku tapi aku tak berani mengucapkan selamat ulang tahun karena wajahnya menyeramkan
brarti cinta tau hari ulang tahunku? batin andi
-dimas, sepertinya aku mulai menyukaimu
andi merobek kertas itu dan membaca lembar berikutnya. semua berisikan cinta berbunga bunga dengan sikap dimas. ciihhh.... hampir saja andi membakar buku itu sampai dia membaca lembar berikutnya
-dimas, maaf aku tak pantas buatmu
andi melihat tanggalnya sepertinya tulisan ini saat malam itu terjadi, iya aku ingat saat itu ulang tahun cinta
-dimas, yakinkan aku bahwa kau tak akan meninggalkannku
hmmm.... apa maksud nya ini, batin andi
- dimas, aku kaget saat rasti menyampaikan kalo anak anak di kantor menggosipkan aku hamil. bagaimana kalo itu benar? apa aku harus mengatakan pada laki laki itu kalau aku hamil? dimas aku diperkosa....
alisnya menyatu dan matanya membulat menatap isi buku itu, lalu menutupnya, itu anakku
........
setelah berjumpa dengan calon mertua, cinta mulai mantap dengan keputusannya karena setelah dimas mengatakan kalo cinta hamil anaknya. orang tua dimas menyutujui pernikahan mreka
dimas tak mengatakan bahwa itu bukan anaknya karrna pasti orang tuanya tak akan setuju. biar ini menjadi rahasia antara cinta dan dimas
di daalm kamar kos, ponsel cinta berdering
"hallo in, ada apa?"
......
"oia, jadi cla juga disana"
.....
"baiklah, aku kesana, tunggu aku ya"
lalu cinta bergegas menjumpai teman temannya
sesampainya di tempat janjian mreka, cinta mencium pipi intan dan cla 'apa kabar cla?" "baik""syukurlah""apa betul kata intan kau akan menikah cin?"
cinta mengangguk sambil tersenyum "wah selamat ya" cla tersenyum tak tau apa arti senyumnya
"kapan?" "kemarin aku sudah ktemu calon mertuaku" "bibi sudah kenal calon menantunya?"tanya cla
"belum rencana aku akan mengabari bunda supaya datang kemari" cla mengangguk dan tersenyum
"salam ya buat bibi" ujar cla yang disambut cinta dengan anggukan
"maaf ya, aku ga bisa lama lama karena ada kerjaan. aku tinggal ya ntar aku yang traktir" cla pamit dan mencium pipiku dan pipi intan
"penampilan cla sekarang berubah ya" tanyaku
"dengar dengar sih dia simpanan laki laki kaya, baby sugar gitu" jawab intan datar. aku sangat terkejut
lalu intan mengalihkan pembicaraan kami
"apa dimas mencintaimu cin" cinta mengangguk
"kau?" cinta diam. "jd betul kata papi hutang budi di-...'
"cukup in, jangan dibahas, dimas bukan orang sperti itu" "baiklah, semoga kau bahagia"
setelah selesai, mreka akan berpisah karena intan harus ke rumah sakit karena harus kunjungi pasiennya
"in, bisa minta tolong. aku pinjam uangmu 220jt.dulu aku sudah bayar 100 jt ke temankku itu, tapi 20 jt itu punya ibu kos jadi aku harus melunasi utangku. aku keluar dari pekerjaanku"
"jadi kau ga bekerja di tempat kak andi?" cinta mengangguk "kenapa ga pinjam sama kak andi?" "apa kau tak bisa membantukku?"
"baiklah, aku akan transfer" "aku akan segera melunasinya in" "ah cinta, jangan terlala dipikir, kapan kau ada uang aja" aku transfer sekarang ya, cinta mengangguk
alhamdullilalah
........
"assalamuallaikum bun, apa bunda bisa kmari. ada hal penting yg mw cinta bicarakan. kalo bunda tidak repot"
"waalaikumsallam, apa cinta ada masalah?"
"ah... tidak bun, cinta mw kenalin seseorang"
"aih anak bunda sdh besar ya, apa ada rencana utk menikah"
"he eh"
"knapa ga kalian aja kmari cin"
"cinta kurang sehat bun" tak mgkn cinta bilang kalo dia sdng hamil
"baiklah minggu dpn bunda ksana?"
"bisakah lbh cpt bun?"
"hahaha.... udah ngebet ya nak"
cinta hanya mengeluakan suara kekehan seakan akan ikut senang
"lusa bunda ksana"....
.....
di follow nya akun saia OLV_STAR. makacih
*05.06.20