andi POV
seminggu ga ktemu cinta, akhirnya dia datang sendiri, pasti dia terkejut melihatku. andi mulai tersenyum karena akan berjumpa dengan cinta
"kenapa senyum senyum sendiri ndi, apa mau bilang kalau kamu akan menikah dengan lisa?" mami mulai meledekku
lisa tersipu malu, iss..... lisa tak lebih dari seorang teman, karena dihati sudah diduduki oleh seorang cinta
belum sempat aku menjawab TING...TONG... sepertinya cinta datang hehehe
aku melihatnya terkejut saat melihatku, mungkin dia takut kalau aku akan mengatakan dia punya hutang padaku
kulihat kepalanya tertunduk saat melihat intan dan tunangannya. apa dia cemburu?
kalau iya, aku akan membuka kedua tanganku untuk memeluknya dan siap menjadi tunangannya bahkan menjadi suamimu cinta hehehe...
TAPI...
betapa terkejutnya aku ternyata uang yang dipinjamnya buat pengobatan adeknya? jahatnya aku memanfaatkan cinta demi nafsu bejatku.
lebih parah lagi aku yang melarang dia pergi saat dia meminta ijin karena ada masalah keluarga. mungkin disaat itu adeknya telah pergi selamanya
cinta.... kau pasti sangat membenciku
bagaimana aku mendapatkan hatimu setelah apa yang telah kulakukan. ini karena sebuah kebodohan yaitu CEMBURU
doni POV
astafirulloh,.... ternyata intan bersahabat dengan cinta?
tak mampu aku mengulurkan tanganku untuk berpura pura tak mengenalmu
memegang tanganmu yang sudah lama kurindukan tapi bukan dalam keadaan seperti ini
sesak kurasa nafasku cinta
kau duduk pas di depanku, terlihat jelas
kau semakin kurus, mata panda terlihat jelas di wajahmu
kau memikul beban yang terlalu berat
kau tak punya teman yang bisa mencurahkan isi hatimu
seandainya aku tau kalo kau sedang punya masalah, aku akan datang menjadi penolongmu. setidaknya balasan permohonan maaf atas janji yang telah aku ingkari.
cin....
sebenarnya aku ingin menjelaskan semuanya padamu tapi aku tak tau kau dimana, saat aku bertanya pada ibumu, beliau tak bisa menjelaskan alamat dimana kau tinggal sampai waktuku terdesak, aku harus menuliskan surat padamu
kau masih berada diposisi tertinggi dihatiku cin
kenapa kita bertemu diwaktu yang tidak tepat
apa kau membenciku?
intan POV
apa betul yang dikatakan papi HUTANG BUDI DIBAYAR BODY?
saat kau muntah dan pingsan, aku curiga sampai aku memeriksamu dengan seksama ternyata kau hamil cinta???
aku harus tau siapa ayah yang dikandung cinta. karena yang kutau cinta belum mempunyai kekasih. dia masih menunggu laki laki yang berjanji akan menjemputnya dan memberi kebahagian buatnya.
aku tau cinta memegang prinsip tentang malam pertamanya
seandainya apa yang dikatakan papi betul, laki laki itu manusia paling b******k di dunia
kasian cinta, dari dulu dia sudah sangat menderita
aku akan menolongmu cinta...
cla POV
akhirnya aku bisa melihat kehancuran cinta. aku sangat membencinya. semua sangat menyanyaginya termasuk bapak kandungku
sebenarnya saat dia membutuhkan uang itu, aku bisa saja minta dari sugar daddyku tp aku ingin melihat sampai mana dia menjaga kehormatannya.
mungkin dia sudah menjual dirinya kepada laki laki hidung belang
mana ada jaman sekarang orang mau meminjam uang sbesar itu kalau tidak ada yang jaminannya
masih ingat aku saat dia mengatakan lebih baik hidup berkecukupan asal bisa menjaga harga diri
hello???? apa kau sedang menghinakku?
melihat dia muntah dan pingsan mungkin dia hamil, APA??? hmm.... seandainya itu benar. akulah orang yang pertama menertawakannya.
karena disetiap ngumpul di kamar intan, dia selalu menyindirku agar menjaga kehormatan sebagai seorang gadis. cihhh.....
....
cinta POV
kenapa harus pingsan? apa salahku ya Allah...
seharusnya aku bahagia melihat doni bahagia, karena dia lebih pantas dengan intan dibanding diriku
tapi kenapa pemandangan tadi membuat nafasku berhenti sesaat? untuk menghirup udara saja, aku kehabisan tenaga
beri aku kekuatan ya Allah
apa yang dipikiran andi, kenapa dia seperti patung saat mendengar alasan buat apa uang itu aku pinjam. kau merasa bersalah? memang sepatutnya kau bersalah karena setiap kali aku ingin menjelaskan perihal uang itu kau selalu tak mau tau
kau manusia kejam andi, kau juga tak mengijinkanku melihat adikku yang sedang sekarat. saat aku sampai di rumah sakit, kau tau adikku pergi meninggalkan kami. apa kau tau gimana perasaanku seandainya aku menuruti kemauanmu untuk tetap di kantor padahal adikku sangat ingin bertemu denganku disaat akhir hayatnya?
seandainya kau diposisiku sudah pasti kau juga akan melakukan hal yang sama
bila tuhan menanyakan permintaan apa yang ingin kuminta padaNya, aku ingin tak melihatmu selamanya. aku ingin hidup jauh darimu tapi hutang belum terbayarkan, aku masih harus melihat senyum iblisnya setiap hari
cinta merebahkan tubuhnya di ranjangnya, tiba tiba pintu kamarnya diketuk seseorang
cinta beranjak membuka pintu kamarnya, rasti berdiri di depannya
"cin, apa boleh aku masuk"
"masuklah ras" cinta melebarkan pintu agar rasti bisa masuk
lalu rasti duduk di kursi kamar cinta, saat cinta rebahan karena sakit kepala
"aku dan dimas tidak punya hubungan apa apa. kau jangan marah padanya" rasti merasa bersalah
cinta tersenyum memandang rasti "ah rasti, aku percaya padamu tapi aku punya alasan kenapa aku harus pisah dengan dimas"
"jadi kau dan dimas masih akan kembalikan?" tanya rasti dengan wajah sedih
"apa dimas yang menyu-.....
wueeh wuehhh......
belum selesai cinta dengan kata katanya, dia udah berlari ke kamar mandi untuk mengeluarkan isi perutnya
"apa sebaiknya kita ke klinik cin, akhir akhir ini kami tampak kelelahan" ujar rasti
"ah ga perlu, tidur sebentar pasti akan pulih lagi. sekarang udah malam sebaiknya kau kembali ke kamarmu ya ras"
*03.06.20