Setelah semua pertengkaran itu, hari-hari berikutnya terlewat begitu saja. Tanpa Nadi yang over ceria, tanpa Nadi yang menggoda Zillo lagi, dan tanpa Nadi yang seperti biasanya. Yang ada hanya Nadi yang selalu memaksa tersenyum agar orang-orang di sekelilingnya tidak merasa cemas, dan Nadi yang mulai mempersiapkan kepindahannya. Nadi bahkan sudah resmi mengundurkan diri dari kepengurusan OSIS—meski sebenarnya anak itu belum benar-benar bergabung. Bersamaan dengan habisnya masa jabatan Zillo sebagai Ketua digantikan Nigi yang menang telak. Sementara Zillo? Pemuda itu harus mulai mempersiapkan diri untuk masuk ke universitas tujuannya. Nadi dan Zillo tidak pernah terlibat dalam pembicaraan yang berarti, bahkan belum pernah keduanya bicara empat mata sejak kejadian perkelahian itu. Sebisa m

