Pagi-pagi kediaman Nadi sudah sibuk dengan persiapan kepergian Nadi dan Eyang. Keduanya memang mengambil penerbangan pagi, agar dengan penerbangan yang kurang lebih 18 jam menuju Jerman Nadi bisa langsung beristirahat saat tiba di sana. Nadi keluar dari rumah dengan membawa kopernya, saat itulah Zillo mengambil alih barang bawaan Nadi dari tangan gadis itu, membawa dan memasukan ke bagasi mobilnya. Nadi sempat terdiam dan menatap Zillo heran, hingga pemuda itu sadar dan menjelaskan. “Gue akan ikut anter ke bandara.” Jawab Zillo singkat kembali masuk ke dalam rumah Nadi, mengambil koper-koper bawaan Nadi yang lain. “Makasih, Kak.” Bisik Nadi saat Zillo melewatinya. Zillo bergeming, meneruskan langkahnya dalam diam. Dengan perdebatan yang cukup panjang, akhirnya diputuskan Nadi ikut den

