Ibam turun dari mobilnya sesaat setelah ia menghentikan mobilnya di depan gerbang rumahnya. Ia menatap gerbang yang terbuka lebar dan menyadari bahwa mobil wanita itu sudah tidak ada di garasi. Ia bergegas masuk dari pintu yang tak terkunci. Ia melihat ruang tamu kosong, ia langsung beralih ke kamar tamu dan tak menemukan istrinya di sana. Kamar itu masih rapi seperti sejak wanita itu tinggalkan pagi ini. Ia langsung membuka kamar sebelahnya dan melihat lemari bajunya terbuka. Ia mendekatinya dan melihat satu tumpukan baju wanita itu sudah acak-acakan. Wajahnya menunduk dan melihat bahwa koper kecil yang biasanya ada di bagian bahwa lemari sudah tak ada di tempatnya. Pria itu mengacak-acak rambutnya. Ia merogoh sakunya dan menghubungi nomor wanita itu. Setelah nada sambung yang panjang,

