CHAPTER LIMA PULUH LIMA

2075 Kata

       “Pagi…” suara Ibam terdengar bertepatan dengan pintu ruangan yang terbuka. Vanya yang ada di ruangan menoleh dan menjawab salam pria itu. “Gimana hari ini, Van?” pria itu berdiri di belakang Vanya dan mengusap pucuk kepala gadis itu pelan.            “Eh…baik, Mas.” jawab gadis itu pelan meski ia tidak benar-benar mengerti arah pertanyaan Ibam. Vanya menoleh dan melihat Ibam duduk di kursi dengan senyum semringah. Raut wajah pria itu tampak bahagia, sangat berbeda dengan kemarin. Vanya tersenyum tanpa sadar, ikut senang bisa melihat senyum pria itu pagi ini.            “Lagi bahagia banget, Mas, kayaknya hari ini.” tebak Vanya.            Ibam yang baru saja menyalakan komputernya menatap gadis itu, “masa, sih?” tanyanya.            Vanya mengangguk. Ibam tersenyum lagi, la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN