Ivi, Ibam dan Pipit tersenyum melihat Tyo tengah sibuk dengan sutil dan penggorengan di atas kompor di depannya. Karena kalah saat main ludo, pria itu mendapat hukuman untuk memasak makan malam untuk mereka. Karena Ivi belum sempat berbelanja, pria itu memutuskan untuk membuat nasi goreng dengan bahan-bahan seadanya. “Tyo jago masak lho, Pit. Tahu gak lo?” kata Ivi. Ketiganya duduk di meja makan. “Nggak tahu persis, sih. Cuma dia beberapa kali bikinin gue roti isi. Gue udah mikir kayaknya dia suka masak.” jawab Pipit sambil tersenyum. Ketiganya menatap Tyo yang sudah membalik badan dan mendekati meja dengan dua buah piring berisi nasi goreng. Setelah menaruh dua piring di atas meja, ia kembali ke meja dapur dan kembali lagi dengan dua piring l

