CHAPTER TUJUH PULUH SATU

2029 Kata

Seseorang duduk tenang di dalam mobil. Ia menatap apotek yang ada di depannya lalu menoleh ke samping, ke arah kedai berplang Near Coffe and Cake. Ia menatap kafe yang hari itu cukup sepi. Selama keberadaannya di sana, ia hanya melihat satu dua orang masuk ke dalam dan tak lama keluar dengan gelas cup di tangan. Matanya memicing saat melihat seseorang yang sudah sangat ia kenal keluar dari kafe itu. Ia sedikit menunduk namun ekor matanya tetap menangkap pergerakan wanita itu. Wanita itu berdiri di depan kafenya dengan sebuah tas yang menggantung di sebelah lengannya. Wanita itu memakai dress setulut berwarna abu-abu. Rambut cokelat wanita itu dijepit ke atas dan menyisakan anak-anak rambut. Leher jenjangnya yang tak tertutup dress terlihat, mulus dan jenjang. Sepasang high heels tampak p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN