CHAPTER TUJUH PULUH TUJUH

1714 Kata

Malam itu Vanya tidur lewat tengah malam. Ia dan ibunya sibuk bercerita mengenai banyak hal. Banyak hal yang sempat mereka lalui bersama-sama. Untuk pertama kalinya, Vanya merasa senang dengan kedatangan Ibunya. Wanita itu pendengar yang baik dan bersedia mendengarkan semua ceritanya. Keduanya tertawa lepas. Vanya tak pernah merasa sebahagia ini. Ia telah berdamai dengan semua keadaan dan menyesal berburuk sangka atas kedatangan ibunya. Mungkin ibunya memang merindukannya. Bagaimanapun mereka sudah bertahun-tahun tak bertemu sedangkan Vanya adalah satu-satunya anak perempuan yang lahir dari rahimnya. Mungkin ibunya sudah menyadari kesalahnnya dan kini berniat memperbaiki hubungan keduanya. *** Ibam masuk ke dapur dan melihat istrinya sudah duduk di sana. Di atas meja ia melihat dua bu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN