Di dalam gerobak terdapat berbagai macam tepung. Bukan itu yang digunakan Kazaro, melainkan gerobaknya. Kedua telapak tangan yang menempel di belakang alat angkut tersebut memancarkan ledakan hingga gerobak terdorong dan menganai beberapa preman, termasuk Jeron. "Dasar kau ini!" teriak seorang preman. Tak hanya sampai di situ saja Kazaro beraksi, butiran garam digenggam dengan kedua tangan. Simbol dinyalakan dan garam berhamburan menyebar mengenai preman terdekat. Meski tak membuat luka serius, tapi mengganggu menyerangan mereka. Apalagi garam membuat rasa luka semakin perih. Sayang taktik itu tak berjalan lama. Para preman segera bangkit dan menyerang lagi. Gundukan garam diledakkan hingga berhamburan ke udara. Dia pun sedikit mundur ke belakang. "Dasar tukang masak tak berbakat," ejek

