Angin yang berada di dalam ruangan semakin besar. Benda kecil yang ada di sana mulai beterbangan tak karuan. Terkadang benda tersebut mengganggu penglihatan. Keadaan kian lama kian kacau. Beberapa orang memilih untuk pergi. Tapi si perempuan tersebut menghentikan segala angin yang telah dia buat sendiri. Dengan senyum palsu dia berkata, "Jika aku maksimalkan kemampuanku maka tempat ini akan berantakan. Apakah dengan ini aku dinyatakan lolos?" "Kau lolos," kata Mataragu tanpa keraguan setelah melihat situasi di sekitar. Pupus sudah harapan Dae untuk masuk ke dalam organisasi yang telah dibuat oleh kakak angkat. Dengan wajah tertunduk dia berjalan ke samping. Tapi baru kiri dipegang oleh seseorang. "Dae, kau bukan kalah. Hanya saja kekuatan si perempuan itu terlalu besar. Selamat, kau masu

