Truk kontainer sedang mengalami kecelakaan akibat terkena jebakan dari Jiro. Segala penumpang turun ke bawah. Senjata angin telah mereka siapkan. Pelatuk dilepaskan, butiran peluru datang menghujam tubuh Jiro. Dahan pohon menghalau serangan tersebut. Di atas tampak seorang yang bisa mengendalikan pohon, Pandaka. "Rupanya kau tak sendiri," kata sopir. "Memangnya kenapa?' tanya Jiro. "Baguslah Pandaka ada di sini. Tak sia-sia aku membawa senjata kesayanganku," kata seorang lelaki dengan luka parut di wajah sebelah kanan, Nava. Sepasang pedang dikeluarkan. Tombol ditekan, aliran listrik terhubung. Kompenen pemanas yang tersalurkan energi listrik membuat besi tajam itu mulai memanas. "Ayolah kita pakai cara yang saja," ajak perempuan muda, Dizzy. Para rombongan yang memang anggota dari pe

